Friday, April 9, 2010

itulah wanita yang namanya.............



Di kala sepi menjelma
wanita ini mengadu denganNya
Melontarkan segala apa yang tersirat dalam dada
Merungkai segala badai di jiwa
Yang tak terungkap kepada siapa
hanya kepadaNya

wanita itu percaya hanya pada Dia
Dia memberi,mengasihi dan menguji
melebihi segala-galanya
wanita itu pasrah kepadaNya

Tak kan sekali wanita itu jemu meminta
kerana rahmatMu tiada batasNya
Dan wanita itu hanya mampu berdoa
Itulah rintihan hati seorang wanita
yang menderita beban di jiwa
kerana seorang hamba yang juga ciptaanNya
wanita itu berdoa

Redhakanlah hati ini
Walau apapun penghujungnya nanti
Janganlah kau biarkan luka ini
Menekan diri,merosak hati
menanti suatu yang tak pasti

Tapi mengapa wanita ini
Masih yakin pada illahi
Yang doanya pasti akan dimakbulkan nanti
Bukankah sakit bila terjadi sebaliknya nanti

Tapi mungkin wanita ini
tidak mudah mempercayai
dan sudah tiada lagi
yang kedua di dalam hati
selagi nafas tidak berhenti
selagi itulah dia menanti

Apapun yang terjadi
Biarlah hati ini
Tenggelam hanya dengan lafaz illahi
Dibasahi air mata syukur tak terperi
Diuji illahi mengasah diri
Menambah benteng kekuatan diri
Demi persiapan di hujung nanti


Seperti juga namanya
Teman setia
begitulah hatinya berbicara
Sehingga tiada yang mampu mengubah pendiriannya
hanya PenciptaNya

itulah wanita yang namanya
teman setia....

Lukisan jiwa anis,
9 april 2010
12.10pm

No comments:

Post a Comment